Latest News
Pacu Performa Komputer dengan Overclock
oleh :Cs Magelang pada :19.08.2009, Kategori : Tips & Trick, View : 414 kali
Mungkin kita sudah sering mendengar istilah overclock, tapi mungkin sebagian dari kita belum tahu apa itu sebenarnya overclock? secara garis besar overclock
dapat diartikan sebagai mengoperasikan perangkat melebihi standar yang
telah diterapkan oleh pembuatnya. Beberapa perangkat keras yang kerap
menjadi 'korban' para overclocker-- sebutan bagi para pelaku
overclock-- adalah prosesor, kartu grafis, dan memory RAM.
Meng-overclock sebuah perangkat bukanlah tanpa risiko. Hardware yang menjadi korban overclock
bisa saja mengalami kerusakan yang fatal. Apalagi jika akan digunakan
untuk menunjang aplikasi sehari-hari, tentunya umur dari perangkat
tersebut akan semakin singkat.
Lalu kenapa perlu melakukan overclock? Dengan melakukan overclock
pengguna akan mendapatkan ekstra performa dari perangkat yang telah
digunakan. Hal itulah yang akhirnya mendorong para pengguna komputer
dengan dana terbatas untuk melakukan overclock.
Kini overclock
bukan hanya saja menjadi solusi hemat untuk meningkatkan performa
komputer, namun makin mengarah ke seni, hobi dan memuaskan rasa
penasaran. Hal itu makin diperkuat dengan makin maraknya kompetisi
overclock di Indonesia. Bukan hanya untuk unjuk kebolehan, tetapi
terkadang sekadar untuk memuaskan hasrat ingin tahu.
Bagaimana Awal Melakukan Overclocking?
Untuk dapat memaksimalkan overclocking diperlukan beberapa pendukung, misalnya jika pengguna ingin melakukan overclock prosesor, tentunya hal tersebut juga harus diimbangi oleh sebuah pendingin ekstra maupun motherboard yang memadai.
Untuk percobaan kali ini detikINET akan coba melakukan overclocking ringan, dengan menggunakan Core i7 965 sebagai 'korban'-nya. Pertama-tama yang perlu diperhatikan adalah Front Side Bus (FSB).
FSB
dapat dikatakan sebagai kecepatan komunikasi antara prosesor dengan
memori. Menaikkan kecepatan FSB adalah tehnik dasar untuk melakukan overclocking.
Pengguna dapat menentukan sendiri kecepatan FSB melalui BIOS, tentunya
hal tersebut harus didukung dengan motherboard yang memadai.
Perlu
diketahui, FSB memiliki kecepatan yang sangat erat hubungannya dengan
memori. Tidak peduli jika pengguna menggunakan jenis memori DDR1, DDR2
ataupun DDR3 kecepatan memori akan selalu 2 kali lipat dari kecepatan
FSB. Walaupun ada beberapa motherboard yang menerapkan rasio
perbandingan 1 banding 1,33.
Misalnya DDR2 800, hal ini dapat asumsikan bahwa kecepatan FSB berada pada 200MHz. Kenapa begitu? Karena memori selalu berlari 2 kali lebih cepat daripada FSB, yaitu 400MHz, sedangkan makna DDR sendiri adalah Double Data Rate, yang berarti kecepatan memori kembali ditingkatkan menjadi 2 kali lipat.



